Berapa Modal Usaha Laundry? Berikut Rincian Biaya & Contoh Perhitungannya
Admin : 05/01/2026

Beberapa tahun terakhir ini, usaha laundry berkembang sangat cepat. Kini, hampir di setiap lingkungan mulai dari perumahan, kos, hingga apartemen kita melihat laundry baru bermunculan. Semakin banyak orang mulai tertarik membuka usaha ini karena menganggap, kebutuhan akan mencuci akan selalu ada, peluangnya yang cukup luas, dan bisa dimulai dari skala kecil seperti rumahan.
Namun sebelum benar-benar mulai, hampir semua calon pebisnis laundry akan bertanya:
“Sebenarnya berapa modal usaha laundry?”
Modal usaha laundry berbeda-beda, tergantung konsep yang dipilih, lokasi, serta peralatan yang digunakan. Berikut merupakan komponen modal yang disiapkan sebelum membuka usaha laundry.
Komponen Utama Modal Usaha Laundry
Secara umum, modal usaha laundry terbagi menjadi dua kelompok besar:
- Biaya awal (investasi & persiapan) biaya sekali bayar di awal untuk menyiapkan usaha mulai dari membeli peralatan utama, menata tempat, menyiapkan kasir, membuat branding, perlengkapan penunjang, hingga dana cadangan sebelum laundry mulai beroperasi.
- Biaya operasional bulanan Biaya operasional bulanan adalah semua pengeluaran rutin yang harus dibayar setiap bulan agar laundry tetap berjalan seperti listrik, air, deterjen & parfum, gaji karyawan, plastik kemasan, maintenance ringan, serta biaya internet/telepon.
Mari kita bahas satu-persatu komponen-komponen modal usaha laundry untuk lebih jelasnya.
- Biaya Tempat
Tempat untuk usaha laundry tidak selalu harus di ruko. Kamu bisa memanfaatkan rumah sendiri agar modal awal lebih hemat. Namun, jika memilih menyewa, ruko kecil/sederhana biasanya membutuhkan biaya sekitar Rp500.000–Rp1.500.000 per bulan. Di lokasi yang lebih ramai, biaya sewanya bisa naik menjadi Rp2.000.000–Rp4.000.000 per bulan.
- Peralatan Utama Laundry
Bagian ini biasanya menjadi komponen terbesar dalam modal usaha laundry. Untuk pemula, kisaran harga peralatan utama adalah sebagai berikut:
- Mesin cuci 1–2 unit: Rp4.000.000 – Rp10.000.000
- Mesin pengering: Rp6.000.000 – Rp12.000.000
- Setrika uap: Rp1.000.000 – Rp2.500.000
- Timbangan digital: Rp300.000 – Rp700.000
- Meja, rak, keranjang: Rp1.000.000 – Rp3.000.000
Jika dijumlahkan, modal awal yang diperlukan khusus untuk peralatan utama berkisar Rp12.000.000 - Rp20.000.000, tergantung merek dan kualitas yang dipilih.
-
Bahan Habis Pakai
Biaya ini meliputi deterjen, softener, parfum, plastik laundry, serta tag/label pakaian. Untuk pemula, kebutuhan tersebut biasanya memakan biaya sekitar Rp700.000–Rp1.500.000 per bulan, tergantung jumlah order yang masuk.
-
Listrik & Air
Karena mesin laundry bekerja cukup sering, pemakaian listrik dan air tentu akan lebih besar. Perkiraannya, biaya listrik berkisar Rp700.000–Rp1.500.000, sedangkan air sekitar Rp300.000–Rp600.000 per bulan. Jadi, total kebutuhan listrik dan air biasanya berada di kisaran Rp1.000.000–Rp2.000.000 per bulan.
-
Biaya Pendukung
Biaya ini biasanya mencakup kebutuhan seperti pulsa/internet, alat kebersihan, hingga ongkos transportasi jika menyediakan layanan antar-jemput. Jumlahnya memang tidak sebesar biaya lain, tetapi tetap penting diperhitungkan agar keuangan usaha lebih terkontrol.
Kesimpulan

Secara umum, modal terbesar usaha laundry ada pada pembelian peralatan, yakni sekitar Rp12.000.000–Rp20.000.000. Jika ditambah persiapan tempat dan kebutuhan lain, total modal awal biasanya berada di kisaran Rp15.000.000–Rp25.000.000. Sementara itu, biaya operasional bulanannya rata-rata Rp3.000.000–Rp5.000.000, termasuk listrik, air, bahan cucian, dan biaya pendukung. Dengan perencanaan yang tepat, angka ini sudah cukup untuk memulai laundry skala rumahan/kiloan.
Satu hal penting: setelah peralatan siap, pengelolaan operasional sering kali menjadi tantangan mulai dari pencatatan order, kasir, hingga manajemen pekerjaan di dalam toko.
Di tahap ini, penggunaan aplikasi Bilas bisa sangat membantu:
- kasir lebih cepat & rapi,
- status cucian mudah dipantau,
- dan pembukuan tercatat otomatis.
- Dengan sistem yang tertata, kamu bisa fokus pada hal yang lebih penting: memberikan layanan terbaik untuk pelanggan.
Lihat Artikel Lainnya

Cara Packing Laundry yang Benar: Tips Rapi, Aman, dan Profesional

Cara Sortir Pakaian Laundry dengan Benar untuk Hasil Bersih Maksimal

Setrika Uap: Cara Kerja, Manfaat, dan Tips Penggunaan untuk Laundry Profesional

3 Alasan Penyebab Pelanggan Laundry Tidak Kembali Lagi dan Cara Mengatasinya

Tantangan Laundry Hybrid & Cara Mengatasinya: Biar Bisnis Tetap Jalan Mulus di 2026


