QRIS Dinamis atau QRIS Statis, Mana yang Cocok untuk Bisnis Laundry?
Admin : 15/07/2026

Saat mendengar kata QRIS, banyak orang menganggap semua sistem pembayaran QR code memiliki cara kerja yang sama.
Padahal, QRIS memiliki dua jenis yang paling umum digunakan, yaitu QRIS Statis dan QRIS Dinamis. Keduanya sama-sama mempermudah transaksi tanpa uang tunai. Perbedaannya terletak pada proses pembayaran dan bagaimana transaksi tersebut dikelola oleh sistem.
Memahami perbedaan ini penting, terutama bagi owner bisnis laundry yang ingin memberikan pengalaman pembayaran transaksi yang nyaman bagi pelanggan.
QRIS Statis, Praktis dan Mudah Digunakan

QRIS Statis menggunakan satu kode QR yang tetap. Kode tersebut bisa dicetak, ditempel di meja kasir, atau dipasang di dekat mesin laundry dan digunakan berulang kali. Saat melakukan pembayaran, pelanggan perlu memasukkan nominal transaksi secara manual melalui aplikasi pembayaran yang digunakan.
Konsep ini cukup sederhana sehingga banyak dipilih oleh usaha kecil hingga menengah. Proses implementasinya juga relatif mudah karena tidak membutuhkan sistem yang rumit. Namun, owner tetap perlu memastikan nominal yang dibayarkan sudah sesuai dengan transaksi yang dilakukan pelanggan.
QRIS Dinamis Lebih Otomatis

Berbeda dengan QRIS Statis, QRIS Dinamis akan membuat kode QR baru setiap kali terjadi transaksi. Nominal pembayaran sudah terisi otomatis sehingga pelanggan cukup melakukan konfirmasi pembayaran.
Karena nominal berasal dari sistem, proses transaksi menjadi lebih cepat dan risiko salah memasukkan angka juga lebih kecil. QRIS Dinamis biasanya digunakan pada bisnis yang memiliki volume transaksi tinggi dan sudah terintegrasi dengan sistem kasir atau POS.
Mana yang Lebih Cocok untuk Bisnis Laundrymu?
Jawabannya bergantung pada kebutuhan operasional masing-masing usaha laundry. Jika laundry masih memiliki transaksi yang tidak terlalu kompleks dan owner menginginkan sistem pembayaran yang mudah diterapkan, QRIS Statis sudah mampu memenuhi kebutuhan tersebut.
Sementara itu, QRIS Dinamis akan lebih terasa manfaatnya pada operasional yang membutuhkan otomatisasi lebih tinggi dan integrasi pembayaran secara langsung dengan sistem transaksi. Artinya, tidak ada yang benar atau salah. Yang terpenting adalah memilih teknologi yang sesuai dengan kondisi bisnis saat ini.
Yang Terpenting Bukan Jenis QRIS, Tetapi Pengelolaannya
Banyak owner terlalu fokus memilih teknologi pembayaran, tetapi lupa bahwa transaksi yang sudah masuk juga harus mudah dipantau. Pembayaran digital akan lebih bermanfaat jika owner dapat melihat transaksi dengan rapi, mengetahui pembayaran yang sudah diterima, dan mengelola operasional dalam satu sistem.
Karena itu, sistem pembayaran sebaiknya menjadi bagian dari pengelolaan bisnis secara menyeluruh, bukan berdiri sendiri.
Kelola Pembayaran Laundry Lebih Praktis Bersama Bilas
Melalui Bilas Merchant, owner dapat menyediakan pembayaran menggunakan QRIS Statis dan QRIS Digital sehingga pelanggan yang sudah terbiasa bertransaksi secara cashless dapat melakukan pembayaran dengan lebih mudah di outlet laundry.

Bagi pengguna IOTIC, QRIS Statis dari aplikasi Bilas juga dapat dimanfaatkan sebagai metode pembayaran yang terhubung dengan ekosistem Bilas. Selain itu, pelanggan tetap dapat melakukan pembayaran melalui fitur pembayaran yang tersedia di aplikasi Bilas.
Kedepannya, Bilas akan terus mengembangkan ekosistem teknologi untuk membantu operasional laundry menjadi lebih praktis. Mulai dari pengelolaan transaksi, operasional outlet, hingga fitur Kelola Mesin yang terhubung dengan IOTIC, semuanya dirancang agar owner dapat mengelola bisnis dari satu aplikasi yang saling terintegrasi.
Lihat Artikel Lainnya

Laundry Sering Telat Selesai? Mungkin Ini Penyebabnya!

Omzet Bisnis Laundry Terus Menurun? Ini 3 Hal yang Perlu Dibenahi

Baru di Aplikasi Bilas: Fitur Kelola Mesin Laundry

Kenapa Bisnis Laundry Perlu Mulai Beralih ke Pembayaran QRIS?

Bagaimana Teknologi IoT Bisa Membuat Bisnis Laundry Lebih Efisien?



