Kontrol Mesin Laundry dengan Sistem IoT atau Kartu, Mana yang Lebih Menguntungkan?
Admin : 14/07/2026

Perkembangan teknologi seperti sekarang membuat usaha laundry terutama self-service memiliki lebih banyak pilihan untuk mengelola operasional. Jika dulu laundry self-service identik dengan sistem koin untuk kontrol mesin laundry, sekarang mulai bermunculan teknologi baru seperti sistem Kartu dan IoT. Keduanya sama-sama memudahkan pelanggan maupun pegawai saat mengoperasikan mesin laundry.
Meski terlihat mirip, cara kerja kedua sistem ini sebenarnya cukup berbeda. Karena itu, penting bagi owner untuk memahami karakter masing-masing sebelum memutuskan menggunakan salah satunya.
Sistem Kartu Mengutamakan Kemudahan dan Stabilitas
Sistem Kartu bekerja secara offline dengan menempelkan kartu pada alat yang terpasang di mesin laundry. Setelah kartu terbaca, mesin akan langsung berjalan sesuai pengaturan yang telah ditentukan.
Karena tidak bergantung pada internet, sistem ini tetap dapat digunakan meski koneksi sedang bermasalah. Penggunaannya juga sederhana, sehingga pegawai maupun pelanggan dapat mempelajarinya dengan cepat tanpa perlu menggunakan aplikasi di smartphone.
Namun, sistem offline memiliki keterbatasan dalam pengembangan fitur. Fungsinya lebih berfokus pada aktivasi mesin, sehingga data yang dapat dikirim dan dipantau melalui sistem pusat cenderung lebih terbatas.
Sistem IoT Membuka Peluang Operasional yang Lebih Terhubung
Berbeda dengan sistem kartu, Sistem IoT mengandalkan koneksi internet untuk menghubungkan modul yang terpasang di mesin laundry dengan aplikasi. Dengan koneksi ini, mesin dapat dikontrol secara online, termasuk diaktifkan langsung melalui aplikasi tanpa menggunakan kartu atau koin.
Karena selalu terhubung dengan sistem, teknologi IoT juga memiliki peluang pengembangan fitur yang lebih luas. Mulai dari pemantauan penggunaan mesin laundry secara real-time, integrasi data operasional lebih mudah, hingga penambahan fitur baru melalui pembaruan sistem tanpa perlu mengganti perangkat utama.
Namun, sistem IoT membutuhkan koneksi internet yang stabil agar dapat bekerja secara optimal. Karena itu, sistem ini lebih cocok digunakan di lokasi dengan jaringan internet yang memadai.
Mana yang Lebih Cocok untuk Bisnis Laundry?
Jawabannya bergantung pada kebutuhan masing-masing usaha. Jika outlet berada di daerah dengan koneksi internet yang terbatas dan owner menginginkan sistem yang sederhana, stabil, serta mudah digunakan, sistem Tap bisa menjadi pilihan yang tepat.
Sementara itu, jika owner ingin membangun laundry yang lebih terhubung dengan teknologi digital dan siap mengikuti pengembangan fitur di masa depan, IoT menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.
Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Yang terpenting adalah memilih sistem yang sesuai dengan kondisi operasional dan rencana pengembangan bisnis.
Bilas Menyediakan Dua Pilihan Teknologi
Bilas menghadirkan dua solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan owner laundry.
Untuk sistem kartu, Bilas memiliki BlazTap yang menggunakan kartu RFID untuk menyalakan atau mengelola transaksi di mesin cuci atau mesin pengering dengan lebih praktis dan tetap aman berjalan tanpa koneksi internet.
Sementara itu, Bilas juga sedang memiliki IOTIC, teknologi berbasis IoT yang memungkinkan mesin laundry terhubung dengan aplikasi Bilas melalui jaringan internet. Melalui konsep ini, operasional laundry dapat dikelola secara lebih terintegrasi lewat aplikasi Bilas dan memiliki berpeluang mendapatkan berbagai pengembangan fitur di masa mendatang.
Dengan adanya dua pilihan tersebut, owner bisnis laundry dapat menentukan teknologi yang paling sesuai dengan kondisi outlet laundry serta arah perkembangan bisnis yang ingin dibangun.
Lihat Artikel Lainnya

Cara Bisnis Laundry Bertahan di Tengah Rupiah Melemah

Laundry Ramai Tapi Makin Pusing? Ini Penyebabnya
Cara Menentukan Target Pasar untuk Bisnis Laundry

5 Fitur Aplikasi Laundry yang Sangat Berguna untuk Operasional Sehari-hari

Software Manajemen Laundry dengan Kontrol Mesin via Aplikasi





