Cara Menghindari Komplain Pelanggan Laundry Saat Lebaran
Admin : 15/03/2026

Menjelang Lebaran, permintaan jasa laundry biasanya meningkat drastis. Banyak pelanggan ingin memastikan pakaian mereka bersih dan rapi untuk digunakan saat hari raya. Kondisi ini sering membuat bisnis laundry mengalami lonjakan pesanan dalam waktu yang singkat.
Jika tidak dikelola dengan baik, tingginya jumlah pesanan bisa menyebabkan keterlambatan pengerjaan, kesalahan pencatatan, hingga komplain dari pelanggan. Oleh karena itu, pemilik usaha laundry perlu menyiapkan strategi khusus agar operasional tetap berjalan lancar saat high season.
1. Mengatur Estimasi Waktu yang Realistis
Salah satu penyebab utama komplain pelanggan adalah keterlambatan pengerjaan. Ketika pesanan sedang tinggi, penting bagi pemilik laundry untuk memberikan estimasi waktu yang realistis kepada pelanggan.
Daripada menjanjikan waktu yang terlalu cepat namun tidak bisa dipenuhi, lebih baik memberikan estimasi yang sedikit lebih longgar agar pelanggan tidak merasa kecewa.
2. Mengatur Alur Kerja yang Lebih Terorganisir
Ketika jumlah cucian meningkat, alur kerja yang tidak rapi bisa menyebabkan kekacauan di operasional laundry. Pemilik usaha perlu memastikan setiap proses memiliki alur yang jelas, mulai dari penerimaan pakaian, pencucian, pengeringan, hingga pengemasan. Dengan sistem kerja yang terorganisir, setiap pesanan dapat diproses dengan lebih efisien.
Baca juga : Masalah Operasional Laundry & Cara Mengatasinya | Panduan Lengkap
3. Menambah Tenaga Kerja Sementara
Pada periode menjelang Lebaran, menambah tenaga kerja sementara bisa menjadi solusi untuk mengatasi lonjakan pesanan. Dengan jumlah karyawan yang cukup, pekerjaan bisa dibagi dengan lebih merata sehingga proses laundry tidak mengalami penumpukan.
Hal ini juga membantu mengurangi tekanan kerja pada karyawan yang sudah ada.
4. Memastikan Pencatatan Pesanan Lebih Rapi
Kesalahan pencatatan sering menjadi penyebab komplain pelanggan, seperti pakaian tertukar atau pesanan yang tidak tercatat dengan benar. Oleh karena itu, penting bagi pemilik usaha untuk memastikan setiap pesanan tercatat dengan rapi.
Pencatatan yang baik akan memudahkan proses pelacakan pesanan dan mengurangi risiko kesalahan dalam operasional.
5. Memberikan Informasi yang Jelas kepada Pelanggan
Komunikasi yang jelas juga sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman dengan pelanggan. Informasikan kepada pelanggan jika sedang terjadi peningkatan pesanan menjelang Lebaran sehingga mereka memahami kemungkinan adanya waktu tunggu yang lebih lama.
Dengan komunikasi yang baik, pelanggan biasanya akan lebih memahami kondisi bisnis dan lebih sabar menunggu pesanan mereka selesai.
6. Mengelola Operasional Laundry dengan Sistem yang Tepat
Saat high season seperti Lebaran, penggunaan sistem manajemen yang rapi dapat membantu pemilik usaha mengatur pesanan, memantau proses laundry, serta mengelola operasional bisnis dengan lebih efisien.

Dengan sistem yang terorganisir, pemilik usaha dapat meminimalkan kesalahan operasional dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan meskipun jumlah pesanan sedang meningkat.
Lihat Artikel Lainnya

Kenapa Bisnis Laundry Ramai Saat Musim Hujan? Ini Alasannya!

Kenapa Laundry Antar Jemput Semakin Populer di Indonesia

Tren Bisnis Laundry di Indonesia 2026: Peluang, Inovasi, dan Perkembangannya

Kenapa Bisnis Laundry Ramai Tapi Sulit Berkembang?

Mau Buka Bisnis Laundry? Ini Risiko dan Keuntungannya



